101 Face Oil : Perlukah?

Apa itu Face Oil? Berapa banyak dari kita yang pake face oil di skin care routine kita sehari-hari? Eh bentar, mungkin beberapa dari kita justru masih awam sama face oils. Atau bahkan beberapa orang diantara kita yang punya jenis kulit berminyak, mungkin akan bakal menghindari segala jenis produk yang mengandung oil karena mikirnya, “muka gue kan uda kaya kilang minyak, ngapain juga nambahin minyak?“. Atau malah, buat yang punya kulit kering, face oil ini justru kedengaran menarik? Dan untuk kita (pecinta skincare) yang sudah punya segudang skincare steps, mungkin bakalan mengerutkan dahi dan bilang dalam hati,

“Ini jenis skincare apa lagi? Gue uda pake 7 steps korean skincare loh, lagi nyobain skincare brand asal france yang lagi booming juga, terus.. terus.. masker gue yang dikulkas malah uda nyaingin stok daging nyokap gue loooohh. Masih harus nambah face oil??”

Oh well.. Baca sampai akhir, i promise you’ll love this kind of skin care. Sebelumnya, kenalan dulu yuk sama si face oil ini!

Seberapa penting face oil untuk kulit kita?

Apa sih Face Oil?

Face oil (facial oil) adalah minyak yang didapat dari ekstrasi tanaman tertentu. Fungsinya banyak banget! Diantaranya: menyamakan warna kulit, memudarkan dark spot, anti aging, reduce acne, anti-ifflamation, antioxidant, anti-bacteria, melembutkan kulit, menutrisi, dan segudang manfaat lainnya. Tapi perlu di ingat, bahwa face oil ini bukan senjata ajaib yang bikin kulit kita improve dalam sehari ya.

Face oil sendiri bisa dibagi menjadi 3 varian.

  1. Face oil yang mengandung fragrant plats oil (essential oils)
  2. Face oil non-fragrant (lebih aman untuk kulit)
  3. Syntehetic oils (contohnya : mineral oils – minyak bumi, tidak disarankan untuk skin care, tapi nyatanya cukup banyak produk skincare diluar sana yang mengandung mineral oils. Beware y’all!)
Face Oil / Serum, apa bedanya?

Serum adalah “obat” yang punya tingkat konsentrasi komposisi produk yang cukup tinggi, fungsinya untuk menembus ke lapisan kulit paling dalam. Sedangkan face oils memberikan nutrisi dan kelembaban untuk kulit. Face oil ini ngasih perlindungan ekstra (barrier) sama kulit kita lewat lipids (lemak) yang bikin kelembaban & keseimbangan kulit kita terjaga.

Face Oil vs Moisturizer, pake salah satu atau 2″nya?

Face oil memang ngasih kelembaban dan barrier buat kulit kita, but.. face oil ga bisa ngegantiin fungsi dari moisturizer kita sehari-hari. Why? Karena moisturizer kita pasti mengandung banyak ingredients yang ga dipunya sama face oil. Contohnya aja nih, Niacinamide yang bagus untuk kulit berjerawat, Hyaluronic acids yang super hydrating, Retinol for anti aging, etc etc.. Walaupun ada banyak facial oil yang punya fungsi yang sama, tapi kedua produk ini punya ciri khas mereka sendiri. Jadi, pilih mana? Jawabannya, boleh 2″nya! tergantung sama kebutuhan kita. Gampangnya adalah : cek kondisi kulit kita hari itu, apakah lagi super duper kering? Then pake moisturizer baru face oil. Kalau kulitnya lagi cukup lembab, tapi mau mudarin garis-garis halus di sekitar mata? Then pakai moisturizer seperti biasa lalu baru pake face oil yang punya fungsi anti-aging dan pakai di bagian yang diperluin aja.

Pusing atau ga punya waktu untuk ganti-ganti rutinitas skincare? Then mix them up! Campurin moisturizer favorit kalian sama face oil yang punya fungsi sesuai dengan permasalahan kulit kalian. (ps: moisturizer yang bisa dicampur dengan face oil adalah yang berbentuk krim. tidak berlaku untuk jenis moisturizer gel yah).

Face Oil sesuai Jenis Kulit

Oily (berminyak) & Acne Prone (berjerawat) skin : 100% Squalane Oil, Tamanu Oil

Dry Skin (kulit kering) : Argan Oil, Coconut Oil, Cocoa Butter

Sensitive Skin : Avocado Oil

Dull Skin (kusam) & Large Pores (pori-pori besar) : Pomegranate Oil

Face Oil bikin pori-pori tersumbat?

Ga semua kok. Ada buanyakkkk buanyakk banget jenis minyak yang bisa dipakai ke kulit wajah dan punya segudang manfaat yang berbeda untuk setiap permasalahan kulit. Dan ga semua jenis minyak berpengaruh sama tersumbatnya pori-pori loh. Untuk yang punya pori-pori besar dan berjerawat justru bisa nemuin “penyembuh”nya di salah satu kandungan face oil.

Penyumbatan pori-pori yang menyebabkan komedo oleh face oil biasa di sebut dengan Comedogenic Rating. Ukurannya dari angka 0-5.

Minyak yang punya rating komedo :

  • 0 : dipercaya ga akan bikin komedo-an dan ga akan menyumbat pori-pori sama sekali
  • 1 : ada sedikit banget kemungkinan menyumbat pori-pori
  • 2 : nah kalau ratingnya 2, berarti kebanyakan orang ga akan tersumbat pori-porinya, TAPI ada sebagian orang yang ngerasain sebaliknya dan pori-porinya tersumbat. Atau bahkan beberapa orang ngalamin yang namanya “purging” (ga cocok pake kandungan produk tertentu – biasanya hilang dalam 3-4 minggu). Let’s say the comparison is 70 (not break out) : 30 (break out)
  • 3 : banyak orang bakalan “break out” pake minyak dengan rating ini. tapi ada juga yang ga apa-apa. Around 40 (not break out) : 60 (break out)
  • 4 : kalau uda 4 ratingnya, berarti kemungkinan besar banyak orang yang akan “break out”. kecuali orangnya punya toleransi tinggi sama hal ini. Maybe around 20 (not break out) : 80 (break out)
  • 5 : nah, kalau uda 5, nilai tertinggi dalam rating per-komedo-an ini, it means minyak tersebut akan menyumbat pori-pori kalian, and it leads to break out (acne, redness, etc). Cuma segelintir orang yang bener-bener bisa mentolerir rating 5 ini di kulit mereka. So it sounds to be around 10 (not break out) and 90 (break out).
Jadi, apa fungsi face oil / facial oil?

Oh, maybe this blog post will ended next year if i put everything in here! LOL 🤣

So, i will share some of the product that i used and enjoy!

p.s: my skin is oily & acne prone type. if you have different skin type with me, you can also use this oil. There is no rules to not take benefit from face oil 🙂

Tamanu Oil = my savior for acne scars!

 

1. Tamanu Oil

Fungsi : memudarkan bekas jerawat / bekas luka, bahkan luka yang uda lama

(luka hati ga bisa yah, jangan diminum please).

Brand : Java Remedies

Comedogenic Rating : 2

 Note : punya aroma yang cukup kuat dan agak mirip oli. Tapi, manfaatnya juara, dan                               aromanya gampang ilang, so i still use it till now. and my acne scars is almost dissapear!

   Tips : pake cuma untuk spot treatment. Karena rating komedogeniknya yang tinggi, jadi jangan               pernah pakein tamanu oil ini keseluruh wajah apalagi ke bagian yang berjerawat yah.

 

 

Squalane = moisturizer yang ringan

 

2. 100% Pure Derrivative Squalane 

Fungsi : melembabkan, membantu menyeimbangkan kadar minyak, menenangkan kulit, melawan         bakteri, menghilangkan pigmentasi.

Brand : The Ordinary

Comedogenic Rating : 1

 Note : teksturnya ringan banget dan gampang menyerap ke kulit.

   Tips : bisa dipakai setelah toner / face mist dan sebelum pake moisturizer

 

 

 

 

Rosehop Oil = anti aging

 

3. Rosehip Oil

Fungsi : memudarkan garis halus & kerutan, mengandung banyak Vit C, anti oksidan, merangsang         kolegen, memudarkan age spot, menyamakan warna kulit, memudarkan bekas luka.

Brand : Java Remedies

Comedogenic Rating : 1

 

 

 

 

 

 

Argan Oil = Good for face & hair

 

4. Argan Oil

Fungsi : menyembuhkan jerawat, memudarkan bekas jerawat, mengontrol sebum, melembutkan kulit.

Brand : Lanka

Comedogenic Rating : 0

Note : people said it was gold liquid that means it was so gooodddddd for you. bahkan argan oil bisa       dipake buat rambut yang kering juga loh!

 

 

 

Tekstur & warna dari (kiri – kanan) Argan Oil, Squalane, Tamanu, & Rosehip Oil.
No Fragrace added please!

Ini preferensi pribadi sih, tapi beneran deh semua produk skin care yang tanpa tambahan parfume bisa meminimalisir resiko kulit kita ga cocok sama produk tersebut. So, i always make sure that my facial oil is 100% cold pressed – pure – natural & organic like this. Check the label or their website or.. ask the seller about the ingredients.

Pastiin cek product label setiap beli produk. Organik & natural for a better skin
Face Oil untuk bersihin makeup? Bisa?

Oh tentu bisa! dan bahkan direkomedasiin banget. Apalagi untuk yang suka full makeup & pake produk waterproof, pembersih yang mengandung oil bakal ngelunturin semua makeup yang nempel dengan waktu yang minimal! Here’s i’m sharing some of the face wash + makeup remover that i loveeeeee so much! 😍

Avene XeraCalm A.D – cocok untuk kulit sensitive & daily

1.  Avene XeraCalm A.D Cleansing Oil

Mengandung minyak : Castor oil, Evening primrose oil.

Tekstur : cair dan mirip air berwarna kuning bening.

Review: kulit terasa bersih tapi tetep moist.

P.S: yang ini ga bisa ngehapus makeup. i use it when i’m not using any makeup or before bed.

 

 

 

Babor HY-OL Phytoactive Base – 2 step cleasing

2.  BABOR HY-OL Phytoactive Base

Mengandung minyak : soybean oil, sesame oil, peanut oil, sunflower oil, & castor oil.

Tekstur : agak kental, berwarna kuning & coklat transparan

Review: harus extra 2 kali tahap pembersihan, pertama pake yang HY-OL terus dicairin pake yang Phythoactive Base. Wanginya unpleasant dan takaran antara ke-2 produknya harus pas, kalau kebanyakan HY-OL nya bisa          bikin muka greasy & harus bersihin pake cleasing product yang lain. (but i used 2 sets already, and had another back up already. LOL)

 P.S: produk ini cukup efektif ngehapus makeup tebal dan maskara waterproof.

 

Amitie Natural Oil to Foam – my new love!

3.  Amitie Natural Oil to Foam

Mengandung minyak : coconut oil,
jojoba, olive, cacay oil.

Tekstur : medium thickness, berwarna kuning bening.

Review: semua makeup luntur, kulit terasa bersih & moist.

P.S: One thing that maybe u don’t like is the scents. Wanginya mirip lemongrass (sereh), but i love this scents, so i’m okay with it.

 

Kesimpulan:
  • Perlukah face oil untuk skin care sehari-hari? : For me personally, YES! I like to use something that i really knows the benefit of using it and also it’s all pure & organic. So i’ve never skipped using face oil everyday.
  • Kalau kulitnya berminyak, tetep pake face oil? : Yes! Punya tipe kulit berminyak, bukan berarti kulit kalian kelebihan minyak loh! Justru kulit berminyak butuh “pelembab” ektra yang bisa nembus ke lapisan kulit dalam. Karena sebenernya, semakin jarang kita melembabkan kulit kita (either using moisturizer or face oil), semakin kulit kita berfikir bahwa kulit kita kekurangan kelembapan, dan malah memproduksi lebih banyak minyak yang biasa disebut sebagai sebum = penyebab jerawat & white head. Big NO NO, right?

I think that’s all, hope it was useful and fun to read! I spend a whole week to research, take photos, and write this. LOL

Feel free to open discuss on the comment box below! ^^

Stay Fab ♥,

Posts created 210

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos Terkait

Mulai mengetik pencarian Anda diatas dan tekan enter untuk mencari. Tekan ESC untuk batal.

kembali ke Atas